Sabtu, 23 Februari 2013



Copy of FRME088


PROPOSAL

    PERMOHONAN BANTUAN PEMBANGUNAN  
PONDOK PESANTREN “DARUL UBUDIYYAH“
TERONGBANGI – CERME – GRESIK






 














Yayasan AL-HARISIYAH AN-NABILA
Pondok Pesantren “Darul Ubudiyyah“

Terongbangi – Cerme-Gresik 61171
 Telp ( 031 ) 70641564 – 34094456 -082139490285  
Jawa Timur



مؤسسة الحارثية النبيلة




NS : 510035250192                           Akte Notaris : Irfin Rif’iyah N0. 01 Tahun 2012
Alamat : JL. Raya Terongbangi Cerme 61171  Gresik         031-70641564- 34094456, 0821- 39490285
Nomor      : 21/YHN.PPDU/I/2013                                                                 
Lampiran : 1 (Satu Bendel )
Prihal        :   Permohonan Bantuan Pembangunan Pon.Pes Darul Ubudiyyah

Kepada Yang Terhormat
PT. GRESIK MUSTIKA TIMUR
Jl. Mayjen Sungkono Gg. 14 No. 27 Gresik

Assalamu`alaikum        Wr.     Wb.
NS : 510035250192  Akte Notaris : Irfin Rif’iyah Puji Syukur Alhamdulillah kami haturkan kehadlirat Allah SWT. Atas segala rahmat dan nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita sekalian.
Selanjutnya dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas santri dipandang perlu adanya pembangunan Ponpes Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik Jawa Timur yang baik dan memadai dengan  anggaran  biaya  sebesar  Rp. 1.423. 205. 000,00 ( Satu  Milyard Empat Ratus Dua Puluh Tiga Juta Dua Ratus Lima Ribu Rupiah ).
Untuk mewujudkan harapan tersebut, maka kami mohon kepada Bapak untuk membantu kami dalam mewujudkan sarana prasarana tersebut dengan baik.
Adapun sebagai pertimbangannya kami lampirkan Proposal sebagaimana dimaksud.


Demikian permohonan kami atas segala perhatian dan bantuannya kami sampaikan terima kasih.
Wassalamu`alaikum     Wr.     Wb.

Gresik, 07 Januari 2013
                        Ketua Pembangunan PPDU                                      Sekretaris


                                                           
        SUMARSONO                                           ABD. KHAMID
Mengetahui,
       Pengasuh Pon.Pes Darul Ubudiyyah,




      Ust. MUHAMMAD HARIS, S.Pd.I
BAB I
PENDAHULUAN


A.      LATAR BELAKANG

Pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan dan institusi sosial keagamaan, dimana seluruh sentral aktivitas berada didalamnya. Disamping itu juga Pesantren adalah satu-satunya lembaga yang mampu mengembangkan dua potensinya, yakni potensi pendidikan dan potensi kemasyarakatan. Maka diharapkan dari pesantren bisa dan mampu melahirkan generasi yang tidak saja mampu menguasai ilmu pengetahuan keagamaan, luas wawasan pengetahuan dan cakrawala pemikirannya, tetapi akan mampu memenuhi persoalan dan tuntutan zaman dalam rangka pemecahan persoalan kemasyarakatan.
Perlu disadari bahwa peran aktif pesantren di tengah-tengah masyarakat ternyata mempunyai akses yang signifikan dan lebih mampu untuk mendekatkan diri dengan problema sosial yang kompleks, hal ini dikarenakan pesantren mampu bersikap santun dan terlihat ikut merasakan lilitan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Sikap ini secara natural dan tanpa rekayasa, karena ia tidak mempunyai niat untuk dijadikan pahlawan dalam partisipasinya melaksanakan fungsi kemasyarakatan. Semua aktifitas yang dilakukan praktis tanpa pamrih. Ia sama sekali tidak menunjukkan sikap arogan, apalagi karakter biokratis dan elitis. Lebih tepatnya pesantren mampu untuk memposisikan dirinya sebagai penyeimbang terhadap kebijakan publik yang dilakukan oleh negara dan lembaga-lembaga lain di luar dirinya. Dengan demikian pesantren berfungsi sebagai kontrol sosial dan ikut serta dalam mengupayakan terciptanya civil society yang kritis dan independen tanpa terkooptasi oleh institusi yang bernama negara dan bentuk konspirasional lainnya.
Setelah melihat potret pesantren di atas, lalu pertanyaannya adalah bagaimana memformulasikan yang tepat dalam mengaktualisasikan dirinya di tengah-tengah kecenderungan masyarakat yang meterialis dan pragmatis. Justru yang paling sulit untuk di kedepankan terletak pada kerangka simbolis mutualisme antara pesantren dan lingkungan masyarakat. Untuk dalam pencarian paradigma baru yang dikontekstualkan  dengan aspirasi masyarakat dan perubahan zaman selalu menjadi pekerjaan rumah pesantren dewasa ini, sebab mengisolasi diri dan menutup mata terhadap realitas sosial yang tengah terjadi, maka fungsi pesantren sebagai katalisator atas kepentingan masyarakat luas akan hilang, itu artinya selain sebagai institusi pendidikan, pesantren juga harus menciptakan suasana dan lingkungan lembaga pendidikan yang kondusif bagai kelancaran pelaksanaan pendidikan, sehingga pendidikan dan pembelajaran berjalan secara efektif dan efisien. Sehingga masyarakat akan merasa ikut memiliki eksistensi pesantren bila ia mampu membuat secara konkrit akan terjadi perubahan-perubahan positif dalam berbagai elemen masyarakat.
Seiring dengan perkembangan zaman  yang semakin pesatnya dalam bidang ilmu dan teknologi maka pesantren dalam  mempertahankan nilai-nilai  islam yang berpegang pada kaidah " Al-muhafadzah `ala al-qodim al-shalih wal al-akhdu bi al-jadidi al-ashlah"  dalam arti ( mempertahankan  tradisi klasik yang baik dan terus menerus menggali serta melestarikan tradisi  baru yang lebih baik). Dengan berpedoman pada kaidah tersebut,

Yayasan Al-Harisiyah An-Nabila Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik didalam menciptakan generasi santri istiqomah, berilmu, beramal sholeh dan mandiri, yang berkualitas dalam mengimplementasikan ilmunya di masyarakat. Kedepan lembaga akan berusaha terus mengembangkan lembaga pendidikannya yakni  mulai dari jenjang pendidikan formal PAUD/TK/RA, MI,  dan seterusnya begitu juga Lembaga non formal diantaranya ,TPQ, MADIN, Pengajian kitab kuning untuk santri dan masyarakat sekitar.
Namun dalam upaya perintisisan dan pembangunannya masih banyak problem atau  kendala-kendala yang menjadikan perlu adanya pembenahan-pembenahan serta penambahan fasilitas khususnya dalam  bidang sarana/fasilitas untuk pendidikan, terutama asrama santri, serta media belajar santri dan sebagainya. Sehingga masih sangat memerlukan dan sekaligus sangat berharap akan  mendapatkan bantuan  dari semua pihak.
Untuk lebih jelasnya akan diterangkan pada Rencana Pembangunan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah yang menggambarkan tentang sasaran,strategi, prioritas,dan tujuan pencapaian serta program-program yang akan dilaksanakan  sebagai pertimbangan semua pihak dalam membantu mengembangkan Yayasan Al-Harisiyah An-Nabila Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik.










BAB II
GAMBARAN UMUM PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

A.      SEJARAH SINGKAT DAN PENDIRI PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

1.      LATAR BELAKANG  BERDIRINYA

Pondok pesantren Darul Ubudiyyah digagas pada akhir tahun 2008 oleh Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I yang kala itu baru satu tahun pulang dari nyantri pada KH. Muhammad Munawwar Adnan Kholil di Ponpes Daruttaqwa Suci Manyar Gresik.
            Hampir selama satu tahun beliau bertafakkur menghabiskan waktu hanya untuk riyadhoh dan berdzikir kepada Allah SWT. Karena memikirkan keadaan desa kelahirannya sejak beliau nyantri sampai kembali tidak ada perubahan yang berarti. Yang diwaktu itu hanya masih ada mengaji al-Qur’an saja secara umum seperti desa sekitarnya. Keprihatinan beliau lagi adalah untuk menyekolahkan putra-putrinya, masyarakat dusun terongbangi harus menempuh jarak yang cukup jauh yang tersebar diwilayah sekitar seperti desa Kandangan Cerme dan Punduttrate, serta Metatu Benjeng. Yang mana hal tersebut banyak menyita waktu, tenaga dan pekerjaan masyarakat.
Akhirnya dalam jangka satu tahun itu beliau mendapat petunjuk dari Allah Swt. Untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh selama nyantri di pangkuan sohibul fadhilah wassa’adah romo KH. Muhammad Munawar adnan Kholil Suci Manyar Gresik. Setelah meminta restu juga petunjuk dan bimbingan dari sang kyai akan petunjuk yang beliau peroleh, selanjutnya beliau bertekad bulat untuk melaksanakan petunjuk dan tugas yang diamanatkan oleh gurunya tersebut. Gurunya memberi nama pesantren yang dirintis tersebut dengan nama “DARUL UBUDIYYAH”. Setelah bertafakkur kembali dan memohon petunjuk dari Allah SWT., tentang letak atau lokasi yang akan dibangun. Sesuai petunjuk yang diperoleh tanah yang baik harus mempunyai mata air yang melimpah. Akhirnya dipilihlah lokasinya di dalam dusun Terongbangi yang hampir satu dusun tersebut pusat sumber air tawar yang melimpah berada tepat dilokasi Pondok Pesantren “Darul Ubudiyyah”. Sedangkan diluar lokasi pesantren air sumbernya asin.
            Wilayah tersebut juga merupakan daerah yang berpenduduk kecil dan mayoritas petani dan buruh dimana kesadaran pendidikannya tergolong masih rendah. Lebih-lebih lagi di dusun tersebut juga belum terdapat lembaga pendidikan sama sekali, dengan kondisi yang demikian ini, akhirnya dengan memohon pertolongan Allah beliau memantapkan hati untuk mendirikan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah.
            Keuletan dan ketelatenan serta kesabaran, maka perjuangan beliau akhirnya sedikit demi sedikit memperoleh titik yang terang sehingga sekarang di Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah terdapat beberapa jenjang pendidikan antara lain PAUD, TK, MADIN, TPQ, Majlis dzikir dan Ta’lim rutin setiap bulan serta tahun 2012 sedang dirintis pendirian Madrasah Ibtida’iyah (MI) Darul Ubudiyyah.

2.      TAHAP PERINTISAN  

Pada tahap Awal ini, Ust. Muhammad Haris membangun 3 kamar. 2 masih menyatu dengan kediaman pengasuh dan 1 kamar berada disekitar Musholla Pondok. Karena permintaan dari masyarakat luas untuk pengembangannya, maka menjadi sesuatu yang amat mendesak untuk pembangunan asrama secara mandiri. Bahkan permintaan tersebut ada yang sudah dari daerah Surabaya dan nganjuk yang ingin menitipkan putranya. Maka tepatnya pada tanggal 7 September 2012   gurunya KH. Munawwar Kholil yang hadir dalam acara haul akbar pertama di Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah. Memerintahkan untuk segera dimulai pembangunan asrama pondok secara layak dan permanen. Sedangkan sementara ini kamar dirumah pengasuh dan di samping musholla telah ditempati 4 santri. 2 orang Duduk Sampeyan Gresik dan 2 orang dari Cerme Gresik.

3.      LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah terletak di 15 Km dari kota Gresik, tepatnya di dusun Terongbangi Desa Kandangan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, yakni suatu desa di sebelah Barat perumahan Cerme, disebelah timurnya perbatasan desa Metatu Benjeng, di sebelah selatan desa Punduttrate Benjeng, dan disebelah Utara Dusun Sekargeneng. Jika ditempuh dari Surabaya tidak terlalu jauh karena wilayah cerme merupakan perbatasan surabaya Selatan.

Lingkungan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah merupakan masyarakat santri yang bertumpu pada pertanian, dan industri ( buruh industri/pabrik) dan swasta. Sumber air didesa tempat pesantren ini lancar, bahkan sumber airnya dimanfaatkan oleh sebagian warga sekitarnya. Disamping itu, disekitar desa tersebut banyak terdapat Industri, seperti industri triplek, mebel.
Di sekitar  bangunan sekolah milik Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah masih tanah pertanian membentang luas yang bisa digunakan untuk pengembangan pembangunan fisik pondok pesantren dan unit-unit pendidikannya, namun harga disekitar pondok ini cukup tinggi.

4.      VISI DAN MISI PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

Visi dan misi merupakan pandangan kedepan, arahan sekaligus motivasi serta kekuatan gerak bagi seluruh jajaran yang terlibat dalam pengembangan pendidikan. Lebih dari itu, visi dan misi juga dipandang sangat penting untuk menyetukan presepsi, pandangan dan cita-cita, serta harapan semua pihak yang terlibat didalamnya. Keberhasilan dan reputasi sebuah lembaga pendidikan bergantung pada sejauh mana visi dan  misi yang diembannya dapat dipenuhi. Oleh karena itu, setiap lembaga pendidikan diperlukan rumusan visi dan misi untuk mencapai tujuan dan cita-citanya, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

5.      VISI PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
                     Terwujudnya seorang ulama’ intelektual yang arif dengan zamannya. Hal ini dapat dijabarkan kedalam beberapa gagasan yaitu:
a.         Menjadi pusat pemantapan aqidah, pendalaman spiritual, dan pembentukan akhlaqul Karimah.
b.        Menjadi Pusat Pengembangan Kajian keagamaan (tafaqquh fi al-diin) dengan tetap memelihara kelestarian khazanah kitab kuning (al-kutub al-qodimah)
c.         Menjadi pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan , teknologi, keterampilan dan kesenian yang bermanfaat bagi masyarakat agar tercipta kehidupan yang damai dan sejahtera dalam kerangka Baldatun Thoyyibah wa rabbun ghafur.
d.        Menjadi benteng tradisi (pusat pelestarian) ajaran Ahl Al-sunnah wa al-jama`ah. Melalui pendidikan dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
e.         Menjadi pusat  da`wah Islam dan pemberdayaan (advokasi, pelayanan, dan pengembangan ) masyarakat.

6.      MISI PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

Adapun misinya adalah mewujudkan manusia yang istiqomah dalam berpikir, berdzikir, beramal sholeh dan mempunyai kemandirian yang dijabarkan dalam poin sebagai berikut:

a.         Membina dan membimbing santri dalam pemantapan aqidah, kedalaman spiritual, dan akhlakul karimah.
b.        Mendidik dan Memotifasi santri untuk memiliki keahlian dalam pemikiran,pengamalan, dan kemasyarakatan (adab al-din wa al-dunya)
c.         Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju terciptanya santri yang berwawasan luas, memiliki kreativitas yang tinggi, keterampilan, dan kesenian yang islami melalui pengkajian, penelitian ilmiyah, pelatihan ketrampilan dan kesenian, bersikap mandiri, tanggap, serta  peduli terhadap lingkungan sosial.
d.        Memberikan keteladanan dalam kehidupan atas dasar nilai-nilai Islam Ahlu sunnah wa al-jama`ah dan budaya luhur bangsa Indonesia.
e.         Mendidik dan melatih santri  agar dapat membimbing serta mengembangkan ilmunya dimasyarakat secara mantap.













BAB III
KONDISI OBYEKTIF

1.      PENDIDIKAN YANG DIKELOLA
Unit lembaga pendidikan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah yang dikelola saat ini terdiri:
a.         Madrasah Diniyyah ( dari jenjang Roudlotul Athfal - Ula).
b.         Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ)
c.         Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
d.        Taman kanank-Kanak (TK) Darul Ubudiyyah
e.         Madrasah ibtida`iyyah (MI) Darul Ubudiyyah (dirintis tahun 2012).
2.      KETENAGAAN
Rekrutmen ketenagaan selalu mempertimbangkan faktor rasio perbandingan, kemampuan, kelayakan dan profesionalitas. Secara rinci, keadaan ketenangan yang ada dilingkungan PP-DU, sebagai berikut :

KEADAAN GURU/TUTOR DAN KARYAWAN
YAYASAN AL-HARISIYAH AN-NABILA PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
TERONGBANGI CERME GRESIK
NO
Unit pendidikan
Jumlah Guru  
Jumlah Karyawan
Jumlah Total
1
PAUD Darul Ubudiyyah
1 Orang
1 Orang
2 Orang

TK Darul Ubudiyyah
2 Orang
1 Orang
3 Orang
2
MI Darul Ubudiyyah
8 Orang
2 Orang
10 Orang
3
Madrasah Diniyah ( MD )
6 Orang
1 Orang
7 Orang
4
TPQ Darul Ubudiyyah
3 Orang
1 Orang
4 Orang
5
Pengajian kitab kuning ( PKK )
4 Orang
-
4 Orang
6
Kursus Komputer ( KK )
2 Orang
1 Orang
3 Orang
7
Kesenian Albanjari ( KA )
2 Orang
-
2 Orang

Jumlah total
27 Orang
7 Orang
35 Orang

DATA KUALITAS TENAGA PENGAJAR
NO
UNIT
KUALIFIKASI PENDIDIKAN TERAKHIR
JML
PP
SLTP
SLTA
D1
D2
D3
S1
S2
S3
1.       
PAUD






1


1
2.       
TK






3


3
3.       
MI



1


7


7
4.       
MADIN
3


1


2


6
5.       
TPQ






3


3
6.       
PKK
4








4
7.       
KK






2


2
8.       
KA


1



1


2
JUMLAH
7

1
2


 19


29
DATA KUALIFIKASI TENAGA ADMINISTRASI
NO
UNIT
KUALIFIKASI PENDIDIKAN TERAKHIR
JML
PP
SLTP
SLTA
D1
D2
D3
S1
S2
S3
1.       
PAUD


1






1
2.       
TK






1


1
3.       
MI


1



1


2
4.       
MADIN
1








1
5.       
TPQ






1


1
JUMLAH
1

2



3


6

    1. SANTRI/SISWA

 Santri dan siswa  pondok pesantren Darul Ubudiyyah dikelompokkan menjadi 2 kategori : yaitu Santri Muqim dan Santri Kalong. Santri Muqim adalah siswa  yang tinggal diasrama pondok pesantren. Santri ini dapat mengikuti kegiatan pondok pesantren  secara lebih intens dan kontinyu dan sekaligus dapat berinteraksi sesama santri untuk belajar hidup secara kolektif. Sedangkan santri kalong adalah siswa yang tinggal diluar asrama pondok pesantren atau tinggal dirumah orang tuanya dikampung masing-masing. Mereka datang ke pesantren hanya mengikuti kegiatan pendidikan formal pada siang hari. Santri yang demikian ini tidak dapat dibina secara intensif sesuai dengan ciri dan watak kehidupan dilingkungan pondok pesantren.
Sedangkan keadaan santri pondok pesantren Darul Ubudiyyah adalah sebagai berikut:
KEADAAN SANTRI/SISWA
YAYASAN AL-HARISIYAH AN-NABILA PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
TERONGBANGI CERME GRESIK

NO
UNIT PENDIDIKAN FORMAL/NON FORMAL
SISWA
PUTRA
SISWA
PUTRI
JUMLAH
1.       
PAUD Darul Ubudiyyah
2
12
14
2.       
TK Darul Ubudiyyah
5
15
20
3.       
MI Darul Ubudiyyah
6
14
20
4.       
TPQ Darul Ubudiyyah
23
30
53
5.       
MADIN Darul Ubudiyyah
17
25
43

Jumlah Total
43
86
129


    1. KURIKULUM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

Kurikulum yang dikembangkan dilingkungan pondok pesantren Darul Ubudiyyah, khususnya untuk pendidikan formal mengacu kepada kurikulum nasional dengan berbagai pengembangan sesuai dengan ciri dan identitas pesantren Darul Ubudiyyah. Sedangkan untuk kurikulum Madrasah Diniyah dan pengajian kitab kuning ala pesantren sepenuhnya menggunakan kurikulum yang disusun sendiri.
Secara lebih rinci model kurikulum di pondok pesantren Darul Ubudiyyah adalah 1. Untuk mata pelajaran umum sepenuhnya mengacu standart Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang ditentukan  oleh Departemen Pendidikan Nasional. 2. Untuk  kurikulum pendidikan agama mengacu pada standart yang ditetapkan Departemen agama yang ditambah dengan pelajaran lokal atau pendidikan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Dan untuk madrasah diniyyah pondok pesantren Daruttaqwa menyusun kurikulum sendiri yang terdiri dari pengajian kitab kuning , baik bidang aqidah, nahwu shorof, fiqih, tafsir, tharikat, dan sebagainya.


  1. MANAJEMEN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH

1.      KEUANGAN
      Model manajemen keuangan yang diterapkan di Yayasan Al-Harisiyah An-Nabila Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah adalah Manajemen keuangan terpusat (sentralisasi), model ini secara operasional  mengharuskan setiap lembaga  pendidikan maupun unit-unit usaha yang ada dilingkungan  pondok pesantren Darul Ubudiyyah  mengajukan RAPBM setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya, yang akan mendapatkan persetujuannya dari pihak pengurus dan pemangku. Pola ini juga menerapkan pengelolaan keuangan dan pertanggung jawaban masing-masing unit kepada pengurus pondok pesantren Darul Ubudiyyah.
      Adapun sumber dana yang ada dilingkungan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah adalah sebagai berikut:
1.      SPP
2.      Heregistrasi
3.      Uang Ujian
4.      Donatur Tetap
5.      Sumbangan  yang tidak mengikat, baik dari instansi pemerintah maupun instansi swasta.
2.      STRUKTUR ORGANISASI
Susunan Struktur Personalia Kepengurusan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik 2013.  Adalah sebagai berikut :

Pemangku Pondok                        : Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I
Kepala Pondok                             : Mansur, S.Pd.I
SekBen                                          : Umi Roihanah,S.Pd.I
Seksi Pendidikan                          : Pujiono, S.Pd.I
                                                        Maisaroh, S.Ag.
Seksi Keamanan                            : Abd. Kamid
                                                        Mantrim
Seksi Kegiatan                              : Ust. Jasuki
                                                        Zamrudin Ashari
Seksi Humas                                 :  Nizar, SH.
                                                         Lukman
Seksi Pembangunan                      :  Umar Burhan, SE.
                                                         Masruhah, S.Pd.I
Seksi Kesehatan                            :  Siti Zulaikha, Amd. Keb.
                                                         
Seksi Listrik dan Pengairan          : Sumarsono
                                                        Warto
SUSUNAN KEPANITIAAN PEMBANGUNAN   
PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH GRESIK
TAHUN 2013


Pelindung                          : Camat Cerme
                                            Kepala Desa Kandangan
                                            Kepala Dusun Terongbangi
Penasehat                          : Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I
Ketua Pelaksana                : Sumarsono
Wakil Ketua                      : Mansur, S.Pd.I
Sek.Bend.                                     :  Umi Roihanah, S.Pd.I
Anggota                            :  
                                            Umar Burhan, SE.    
  Ahmad Nizar, SH.
  Abd. Kamid
                                            Agus Harianto
                                            Jaisman
                                           


                                                                             Panitia Pelaksana                                           


                                                                             
SUMARSONO




I.  PENUTUP


Demikian Proposal Pembangunan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik Jawa Timur, mudah-mudahan gambaran singkat ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan semua pihak. Dan semua pihak yang merespon dengan positif rencana baik tersebut, akan selalu dalam lindungan dan ridlo Allah SWT.  Amin Ya Robbal `Alamiiin.
































                    LAMPIRAN-LAMPIRAN

1.     AKTA NOTARIS YAYASAN
2.     IJIN OPERASIONAL PONDOK
3.     SURAT TANAH 
4.     REKENING BANK JATIM
5.     DENAH & LAY OUT PLAN


















BAB IV
REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA

Kegiatan                     : Bantuan Pembangunan Ponpes Darul Ubudiyyah
Pekerjaan                   : Pembangunan Asrama Ponpes Darul Ubudiyyah
Lokasi                         : Dusun Terongbangi Kandangan Cerme Gresik
Tahun                         : 2013


NO
URAIAN
JUMLAH  (RP)
I
PEK. PERSIAPAN
7,500,000.00
II 
PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI
86,015,005.40
 III.
PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN
231,702,979.26
 IV.
PEKERJAAN LANTAI 
143,690,620.00 
V.
PEKERJAAN BETON
511,041,644.75
VI.
PEKERJAAN ATAP
148,992,880.00
VII.
PEKERJAAN PLAFOND
67,377,856.80
VIII.
PEK. KUSEN, DAUN PINTU DAN JENDELA
60,104,514.00
IX.
PEKERJAAN BESI PENGGANTUNG DAN KUNCI
13,565,000.00
X.
PEKERJAAN CAT
62,368,813.16
XI.
PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
8,883,000.00
XII.
PEKERJAAN SANITASI
68,838,185.00
XIII.
PEKERJAAN PAGAR BESI & GRIL (HOLLOW)
13,125,000.00
             TOTAL
1,423,205,498.37
1,423,205,000,00
DIBULATKAN


TERBILANG  : Satu Milyar Empat Ratus Dua Puluh Tiga Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah