
PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN PEMBANGUNAN
PONDOK
PESANTREN “DARUL UBUDIYYAH“
TERONGBANGI
– CERME – GRESIK
![]() |
Yayasan
AL-HARISIYAH AN-NABILA
Pondok
Pesantren “Darul Ubudiyyah“
Terongbangi –
Cerme-Gresik 61171
Telp ( 031 ) 70641564 – 34094456 -082139490285
Jawa Timur



NS : 510035250192 Akte
Notaris : Irfin Rif’iyah N0. 01 Tahun 2012
Alamat : JL. Raya Terongbangi Cerme 61171 Gresik 031-70641564- 34094456, 0821- 39490285
Nomor : 21/YHN.PPDU/I/2013
Lampiran : 1 (Satu Bendel )
Prihal : Permohonan Bantuan Pembangunan Pon.Pes Darul Ubudiyyah
Kepada
Yang Terhormat
PT.
GRESIK MUSTIKA TIMUR
Jl. Mayjen Sungkono Gg. 14 No. 27 Gresik
Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Selanjutnya dalam rangka peningkatan
mutu dan kualitas santri dipandang
perlu adanya pembangunan
Ponpes Darul Ubudiyyah
Terongbangi Cerme Gresik Jawa Timur
yang baik dan memadai dengan anggaran
biaya sebesar Rp. 1.423. 205. 000,00 ( Satu Milyard Empat Ratus Dua Puluh Tiga
Juta Dua Ratus Lima Ribu Rupiah ).
Untuk mewujudkan harapan tersebut,
maka kami mohon kepada Bapak untuk membantu kami dalam mewujudkan sarana prasarana
tersebut dengan baik.
Adapun sebagai pertimbangannya kami
lampirkan Proposal sebagaimana dimaksud.
Demikian permohonan kami atas segala perhatian dan bantuannya kami
sampaikan terima kasih.
Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
Gresik, 07 Januari 2013
Ketua Pembangunan PPDU Sekretaris
SUMARSONO ABD. KHAMID
Mengetahui,
Pengasuh Pon.Pes
Darul Ubudiyyah,
Ust. MUHAMMAD HARIS, S.Pd.I
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Pesantren merupakan salah
satu institusi pendidikan dan institusi sosial keagamaan, dimana seluruh
sentral aktivitas berada didalamnya. Disamping itu juga Pesantren adalah satu-satunya
lembaga yang mampu mengembangkan dua potensinya, yakni potensi pendidikan dan
potensi kemasyarakatan. Maka diharapkan dari pesantren bisa dan mampu
melahirkan generasi yang tidak saja mampu menguasai ilmu pengetahuan keagamaan,
luas wawasan pengetahuan dan cakrawala pemikirannya, tetapi akan mampu memenuhi
persoalan dan tuntutan zaman dalam rangka pemecahan persoalan kemasyarakatan.
Perlu disadari bahwa peran
aktif pesantren di tengah-tengah masyarakat ternyata mempunyai akses yang
signifikan dan lebih mampu untuk mendekatkan diri dengan problema sosial yang
kompleks, hal ini dikarenakan pesantren mampu bersikap santun dan terlihat ikut
merasakan lilitan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Sikap ini secara
natural dan tanpa rekayasa, karena ia tidak mempunyai niat untuk dijadikan
pahlawan dalam partisipasinya melaksanakan fungsi kemasyarakatan. Semua
aktifitas yang dilakukan praktis tanpa pamrih. Ia sama sekali tidak menunjukkan
sikap arogan, apalagi karakter biokratis dan elitis. Lebih tepatnya pesantren
mampu untuk memposisikan dirinya sebagai penyeimbang terhadap kebijakan publik
yang dilakukan oleh negara dan lembaga-lembaga lain di luar dirinya. Dengan
demikian pesantren berfungsi sebagai kontrol sosial dan ikut serta dalam
mengupayakan terciptanya civil society yang kritis dan independen tanpa
terkooptasi oleh institusi yang bernama negara dan bentuk konspirasional
lainnya.
Setelah melihat potret
pesantren di atas, lalu pertanyaannya adalah bagaimana memformulasikan yang
tepat dalam mengaktualisasikan dirinya di tengah-tengah kecenderungan
masyarakat yang meterialis dan pragmatis. Justru yang paling sulit untuk di
kedepankan terletak pada kerangka simbolis mutualisme antara
pesantren dan lingkungan masyarakat. Untuk dalam pencarian paradigma baru yang
dikontekstualkan dengan aspirasi
masyarakat dan perubahan zaman selalu menjadi pekerjaan rumah pesantren dewasa
ini, sebab mengisolasi diri dan menutup mata terhadap realitas sosial yang
tengah terjadi, maka fungsi pesantren sebagai katalisator atas kepentingan masyarakat
luas akan hilang, itu artinya selain sebagai institusi pendidikan, pesantren
juga harus menciptakan suasana dan lingkungan lembaga pendidikan yang kondusif
bagai kelancaran pelaksanaan pendidikan, sehingga pendidikan dan pembelajaran
berjalan secara efektif dan efisien. Sehingga masyarakat akan merasa ikut
memiliki eksistensi pesantren bila ia mampu membuat secara konkrit akan terjadi
perubahan-perubahan positif dalam berbagai elemen masyarakat.
Seiring dengan perkembangan
zaman yang semakin pesatnya dalam bidang
ilmu dan teknologi maka pesantren dalam
mempertahankan nilai-nilai islam
yang berpegang pada kaidah " Al-muhafadzah `ala al-qodim al-shalih
wal al-akhdu bi al-jadidi al-ashlah" dalam arti ( mempertahankan tradisi klasik yang baik dan terus menerus
menggali serta melestarikan tradisi baru
yang lebih baik). Dengan berpedoman pada kaidah tersebut,
Yayasan Al-Harisiyah
An-Nabila Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik didalam
menciptakan generasi santri istiqomah, berilmu, beramal sholeh dan mandiri,
yang berkualitas dalam mengimplementasikan ilmunya di masyarakat. Kedepan
lembaga akan berusaha terus mengembangkan lembaga pendidikannya yakni mulai dari jenjang pendidikan formal
PAUD/TK/RA, MI, dan seterusnya begitu
juga Lembaga non formal diantaranya ,TPQ, MADIN, Pengajian kitab kuning untuk
santri dan masyarakat sekitar.
Namun dalam upaya perintisisan
dan pembangunannya masih banyak problem atau
kendala-kendala yang menjadikan perlu adanya pembenahan-pembenahan serta
penambahan fasilitas khususnya dalam
bidang sarana/fasilitas untuk pendidikan, terutama asrama santri, serta
media belajar santri dan sebagainya. Sehingga masih sangat memerlukan dan
sekaligus sangat berharap akan
mendapatkan bantuan dari semua
pihak.
Untuk lebih jelasnya akan
diterangkan pada Rencana Pembangunan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah yang
menggambarkan tentang sasaran,strategi, prioritas,dan tujuan pencapaian serta
program-program yang akan dilaksanakan
sebagai pertimbangan semua pihak dalam membantu mengembangkan Yayasan
Al-Harisiyah An-Nabila Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme
Gresik.
BAB
II
GAMBARAN
UMUM PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
A. SEJARAH SINGKAT DAN PENDIRI
PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
1.
LATAR
BELAKANG BERDIRINYA
Pondok pesantren
Darul Ubudiyyah digagas pada akhir tahun 2008 oleh Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I
yang kala itu baru satu tahun pulang dari nyantri pada KH. Muhammad Munawwar Adnan
Kholil di Ponpes Daruttaqwa Suci Manyar Gresik.
Hampir selama satu tahun beliau
bertafakkur menghabiskan waktu hanya untuk riyadhoh dan berdzikir kepada Allah
SWT. Karena memikirkan keadaan desa kelahirannya sejak beliau nyantri sampai
kembali tidak ada perubahan yang berarti. Yang diwaktu itu hanya masih ada
mengaji al-Qur’an saja secara umum seperti desa sekitarnya. Keprihatinan beliau
lagi adalah untuk menyekolahkan putra-putrinya, masyarakat dusun terongbangi
harus menempuh jarak yang cukup jauh yang tersebar diwilayah sekitar seperti
desa Kandangan Cerme dan Punduttrate, serta Metatu Benjeng. Yang mana hal
tersebut banyak menyita waktu, tenaga dan pekerjaan masyarakat.
Akhirnya dalam
jangka satu tahun itu beliau mendapat petunjuk dari Allah Swt. Untuk
mengamalkan ilmu yang diperoleh selama nyantri di pangkuan sohibul fadhilah
wassa’adah romo KH. Muhammad Munawar adnan Kholil Suci Manyar Gresik. Setelah
meminta restu juga petunjuk dan bimbingan dari sang kyai akan petunjuk yang
beliau peroleh, selanjutnya beliau bertekad bulat untuk melaksanakan petunjuk
dan tugas yang diamanatkan oleh gurunya tersebut. Gurunya memberi nama
pesantren yang dirintis tersebut dengan nama “DARUL UBUDIYYAH”. Setelah
bertafakkur kembali dan memohon petunjuk dari Allah SWT., tentang letak atau
lokasi yang akan dibangun. Sesuai petunjuk yang diperoleh tanah yang baik harus
mempunyai mata air yang melimpah. Akhirnya dipilihlah lokasinya di dalam dusun
Terongbangi yang hampir satu dusun tersebut pusat sumber air tawar yang
melimpah berada tepat dilokasi Pondok Pesantren “Darul Ubudiyyah”. Sedangkan
diluar lokasi pesantren air sumbernya asin.
Wilayah tersebut juga merupakan
daerah yang berpenduduk kecil dan mayoritas petani dan buruh dimana kesadaran
pendidikannya tergolong masih rendah. Lebih-lebih lagi di dusun tersebut juga
belum terdapat lembaga pendidikan sama sekali, dengan kondisi yang demikian
ini, akhirnya dengan memohon pertolongan Allah beliau memantapkan hati untuk
mendirikan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah.
Keuletan dan ketelatenan serta
kesabaran, maka perjuangan beliau akhirnya sedikit demi sedikit memperoleh
titik yang terang sehingga sekarang di Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah
terdapat beberapa jenjang pendidikan antara lain PAUD, TK, MADIN, TPQ, Majlis
dzikir dan Ta’lim rutin setiap bulan serta tahun 2012 sedang dirintis pendirian
Madrasah Ibtida’iyah (MI) Darul Ubudiyyah.
2.
TAHAP
PERINTISAN
Pada tahap Awal ini, Ust. Muhammad Haris membangun 3 kamar.
2 masih menyatu dengan kediaman pengasuh dan 1 kamar berada disekitar Musholla
Pondok. Karena permintaan dari masyarakat luas untuk pengembangannya, maka
menjadi sesuatu yang amat mendesak untuk pembangunan asrama secara mandiri.
Bahkan permintaan tersebut ada yang sudah dari daerah Surabaya dan nganjuk yang
ingin menitipkan putranya. Maka tepatnya pada tanggal 7 September 2012 gurunya KH. Munawwar Kholil yang hadir dalam
acara haul akbar pertama di Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah. Memerintahkan untuk segera
dimulai pembangunan asrama pondok secara layak dan permanen. Sedangkan
sementara ini kamar dirumah pengasuh dan di samping musholla telah ditempati 4
santri. 2 orang Duduk Sampeyan Gresik dan 2 orang dari Cerme Gresik.
3. LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
Pondok Pesantren Darul
Ubudiyyah terletak di 15 Km dari kota Gresik, tepatnya di dusun Terongbangi
Desa Kandangan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, yakni suatu desa di sebelah Barat
perumahan Cerme, disebelah timurnya perbatasan desa Metatu Benjeng, di sebelah
selatan desa Punduttrate Benjeng, dan disebelah Utara Dusun Sekargeneng. Jika
ditempuh dari Surabaya tidak terlalu jauh karena wilayah cerme merupakan
perbatasan surabaya Selatan.
Lingkungan Pondok Pesantren
Darul Ubudiyyah merupakan masyarakat santri yang bertumpu pada pertanian, dan
industri ( buruh industri/pabrik) dan swasta. Sumber air didesa tempat
pesantren ini lancar, bahkan sumber airnya dimanfaatkan oleh sebagian warga
sekitarnya. Disamping itu, disekitar desa tersebut banyak terdapat Industri, seperti
industri triplek, mebel.
Di sekitar bangunan sekolah milik Pondok Pesantren Darul
Ubudiyyah masih tanah pertanian membentang luas yang bisa digunakan untuk
pengembangan pembangunan fisik pondok pesantren dan unit-unit pendidikannya,
namun harga disekitar pondok ini cukup tinggi.
4. VISI DAN MISI PONDOK PESANTREN
DARUL UBUDIYYAH
Visi dan misi merupakan
pandangan kedepan, arahan sekaligus motivasi serta kekuatan gerak bagi seluruh
jajaran yang terlibat dalam pengembangan pendidikan. Lebih dari itu, visi dan misi juga
dipandang sangat penting untuk menyetukan presepsi, pandangan dan cita-cita,
serta harapan semua pihak yang terlibat didalamnya. Keberhasilan dan reputasi
sebuah lembaga pendidikan bergantung pada sejauh mana visi dan misi yang diembannya dapat dipenuhi. Oleh
karena itu, setiap lembaga pendidikan diperlukan rumusan visi dan misi untuk
mencapai tujuan dan cita-citanya, baik dalam jangka panjang maupun jangka
pendek.
5. VISI PONDOK PESANTREN DARUL
UBUDIYYAH
Terwujudnya
seorang ulama’ intelektual yang arif dengan zamannya. Hal ini dapat dijabarkan
kedalam beberapa gagasan yaitu:
a.
Menjadi pusat pemantapan aqidah, pendalaman spiritual, dan pembentukan
akhlaqul Karimah.
b.
Menjadi Pusat Pengembangan Kajian keagamaan (tafaqquh fi al-diin) dengan
tetap memelihara kelestarian khazanah kitab kuning (al-kutub al-qodimah)
c.
Menjadi pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan , teknologi, keterampilan dan
kesenian yang bermanfaat bagi masyarakat agar tercipta kehidupan yang damai dan
sejahtera dalam kerangka Baldatun Thoyyibah wa rabbun ghafur.
d.
Menjadi benteng tradisi (pusat pelestarian) ajaran Ahl Al-sunnah wa
al-jama`ah. Melalui pendidikan dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan
sehari-hari.
e.
Menjadi pusat da`wah Islam dan
pemberdayaan (advokasi, pelayanan, dan pengembangan ) masyarakat.
6. MISI PONDOK PESANTREN DARUL
UBUDIYYAH
Adapun misinya adalah mewujudkan manusia yang istiqomah dalam berpikir,
berdzikir, beramal sholeh dan mempunyai kemandirian yang dijabarkan dalam poin
sebagai berikut:
a.
Membina dan membimbing santri dalam pemantapan aqidah, kedalaman spiritual,
dan akhlakul karimah.
b.
Mendidik dan Memotifasi santri untuk memiliki keahlian dalam
pemikiran,pengamalan, dan kemasyarakatan (adab al-din wa al-dunya)
c.
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju terciptanya santri yang
berwawasan luas, memiliki kreativitas yang tinggi, keterampilan, dan kesenian
yang islami melalui pengkajian, penelitian ilmiyah, pelatihan ketrampilan dan
kesenian, bersikap mandiri, tanggap, serta
peduli terhadap lingkungan sosial.
d.
Memberikan keteladanan dalam kehidupan atas dasar nilai-nilai Islam Ahlu
sunnah wa al-jama`ah dan budaya luhur bangsa Indonesia.
e.
Mendidik dan melatih santri agar
dapat membimbing serta mengembangkan ilmunya dimasyarakat secara mantap.
BAB III
KONDISI OBYEKTIF
1. PENDIDIKAN YANG DIKELOLA
Unit lembaga pendidikan Pondok
Pesantren Darul Ubudiyyah yang dikelola saat ini terdiri:
a.
Madrasah Diniyyah ( dari jenjang Roudlotul Athfal - Ula).
b.
Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ)
c.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
d.
Taman kanank-Kanak (TK) Darul Ubudiyyah
e.
Madrasah ibtida`iyyah (MI) Darul Ubudiyyah (dirintis tahun 2012).
2. KETENAGAAN
Rekrutmen ketenagaan selalu mempertimbangkan faktor rasio
perbandingan, kemampuan, kelayakan dan profesionalitas. Secara rinci, keadaan
ketenangan yang ada dilingkungan PP-DU, sebagai berikut :
KEADAAN GURU/TUTOR DAN KARYAWAN
YAYASAN AL-HARISIYAH AN-NABILA PONDOK
PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
TERONGBANGI CERME GRESIK
|
NO
|
Unit pendidikan
|
Jumlah Guru
|
Jumlah Karyawan
|
Jumlah Total
|
|
1
|
PAUD
Darul Ubudiyyah
|
1 Orang
|
1 Orang
|
2 Orang
|
|
|
TK Darul
Ubudiyyah
|
2 Orang
|
1 Orang
|
3 Orang
|
|
2
|
MI
Darul Ubudiyyah
|
8 Orang
|
2 Orang
|
10 Orang
|
|
3
|
Madrasah
Diniyah ( MD )
|
6 Orang
|
1 Orang
|
7 Orang
|
|
4
|
TPQ
Darul Ubudiyyah
|
3 Orang
|
1 Orang
|
4 Orang
|
|
5
|
Pengajian
kitab kuning ( PKK )
|
4 Orang
|
-
|
4 Orang
|
|
6
|
Kursus
Komputer ( KK )
|
2 Orang
|
1 Orang
|
3 Orang
|
|
7
|
Kesenian
Albanjari ( KA )
|
2 Orang
|
-
|
2 Orang
|
|
|
Jumlah
total
|
27 Orang
|
7 Orang
|
35 Orang
|
DATA KUALITAS TENAGA PENGAJAR
|
NO
|
UNIT
|
KUALIFIKASI PENDIDIKAN TERAKHIR
|
JML
|
||||||||
|
PP
|
SLTP
|
SLTA
|
D1
|
D2
|
D3
|
S1
|
S2
|
S3
|
|||
|
1.
|
PAUD
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
|
1
|
|
2.
|
TK
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
3
|
|
3.
|
MI
|
|
|
|
1
|
|
|
7
|
|
|
7
|
|
4.
|
MADIN
|
3
|
|
|
1
|
|
|
2
|
|
|
6
|
|
5.
|
TPQ
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
3
|
|
6.
|
PKK
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
7.
|
KK
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
2
|
|
8.
|
KA
|
|
|
1
|
|
|
|
1
|
|
|
2
|
|
JUMLAH
|
7
|
|
1
|
2
|
|
|
19
|
|
|
29
|
|
DATA KUALIFIKASI TENAGA
ADMINISTRASI
|
NO
|
UNIT
|
KUALIFIKASI PENDIDIKAN TERAKHIR
|
JML
|
||||||||
|
PP
|
SLTP
|
SLTA
|
D1
|
D2
|
D3
|
S1
|
S2
|
S3
|
|||
|
1.
|
PAUD
|
|
|
1
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
2.
|
TK
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
|
1
|
|
3.
|
MI
|
|
|
1
|
|
|
|
1
|
|
|
2
|
|
4.
|
MADIN
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
5.
|
TPQ
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
|
1
|
|
JUMLAH
|
1
|
|
2
|
|
|
|
3
|
|
|
6
|
|
- SANTRI/SISWA
Santri dan siswa pondok pesantren Darul Ubudiyyah dikelompokkan
menjadi 2 kategori : yaitu Santri Muqim dan Santri Kalong. Santri Muqim adalah
siswa yang tinggal diasrama pondok
pesantren. Santri ini dapat mengikuti kegiatan pondok pesantren secara lebih intens dan kontinyu dan
sekaligus dapat berinteraksi sesama santri untuk belajar hidup secara kolektif.
Sedangkan santri kalong adalah siswa yang tinggal diluar asrama pondok
pesantren atau tinggal dirumah orang tuanya dikampung masing-masing. Mereka
datang ke pesantren hanya mengikuti kegiatan pendidikan formal pada siang hari.
Santri yang demikian ini tidak dapat dibina secara intensif sesuai dengan ciri
dan watak kehidupan dilingkungan pondok pesantren.
Sedangkan keadaan santri pondok
pesantren Darul Ubudiyyah adalah sebagai berikut:
KEADAAN
SANTRI/SISWA
YAYASAN AL-HARISIYAH AN-NABILA PONDOK
PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
TERONGBANGI CERME GRESIK
|
NO
|
UNIT PENDIDIKAN FORMAL/NON FORMAL
|
SISWA
PUTRA
|
SISWA
PUTRI
|
JUMLAH
|
|
1.
|
PAUD Darul
Ubudiyyah
|
2
|
12
|
14
|
|
2.
|
TK Darul Ubudiyyah
|
5
|
15
|
20
|
|
3.
|
MI Darul Ubudiyyah
|
6
|
14
|
20
|
|
4.
|
TPQ Darul
Ubudiyyah
|
23
|
30
|
53
|
|
5.
|
MADIN Darul
Ubudiyyah
|
17
|
25
|
43
|
|
|
Jumlah Total
|
43
|
86
|
129
|
- KURIKULUM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
Kurikulum yang dikembangkan dilingkungan
pondok pesantren Darul Ubudiyyah, khususnya untuk pendidikan formal mengacu
kepada kurikulum nasional dengan berbagai pengembangan sesuai dengan ciri dan
identitas pesantren Darul Ubudiyyah. Sedangkan untuk kurikulum Madrasah Diniyah
dan pengajian kitab kuning ala pesantren sepenuhnya menggunakan kurikulum yang
disusun sendiri.
Secara lebih rinci model kurikulum di
pondok pesantren Darul Ubudiyyah adalah 1. Untuk mata pelajaran umum sepenuhnya
mengacu standart Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang ditentukan oleh Departemen Pendidikan Nasional. 2.
Untuk kurikulum pendidikan agama mengacu
pada standart yang ditetapkan Departemen agama yang ditambah dengan pelajaran
lokal atau pendidikan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan kebutuhan saat
ini. Dan untuk madrasah diniyyah pondok pesantren Daruttaqwa menyusun kurikulum
sendiri yang terdiri dari pengajian kitab kuning , baik bidang aqidah, nahwu
shorof, fiqih, tafsir, tharikat, dan sebagainya.
- MANAJEMEN PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH
1. KEUANGAN
Model
manajemen keuangan yang diterapkan di Yayasan Al-Harisiyah An-Nabila Pondok
Pesantren Darul Ubudiyyah adalah Manajemen keuangan terpusat (sentralisasi),
model ini secara operasional
mengharuskan setiap lembaga
pendidikan maupun unit-unit usaha yang ada dilingkungan pondok pesantren Darul Ubudiyyah mengajukan RAPBM setiap tahun untuk memenuhi
kebutuhan operasionalnya, yang akan mendapatkan persetujuannya dari pihak
pengurus dan pemangku. Pola ini juga menerapkan pengelolaan keuangan dan
pertanggung jawaban masing-masing unit kepada pengurus pondok pesantren Darul
Ubudiyyah.
Adapun
sumber dana yang ada dilingkungan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah adalah
sebagai berikut:
1.
SPP
2.
Heregistrasi
3.
Uang Ujian
4.
Donatur Tetap
5.
Sumbangan yang tidak mengikat, baik
dari instansi pemerintah maupun instansi swasta.
2. STRUKTUR ORGANISASI
Susunan Struktur Personalia Kepengurusan Pondok Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi
Cerme Gresik 2013. Adalah sebagai berikut :
Pemangku Pondok :
Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I
Kepala Pondok :
Mansur, S.Pd.I
SekBen :
Umi Roihanah,S.Pd.I
Seksi Pendidikan :
Pujiono, S.Pd.I
Maisaroh, S.Ag.
Seksi Keamanan :
Abd. Kamid
Mantrim
Seksi Kegiatan :
Ust. Jasuki
Zamrudin Ashari
Seksi Humas : Nizar, SH.
Lukman
Seksi Pembangunan : Umar Burhan, SE.
Masruhah, S.Pd.I
Seksi Kesehatan :
Siti Zulaikha, Amd. Keb.
Seksi Listrik dan Pengairan :
Sumarsono
Warto
SUSUNAN KEPANITIAAN PEMBANGUNAN
PONDOK PESANTREN DARUL UBUDIYYAH GRESIK
TAHUN 2013
Pelindung : Camat Cerme
Kepala Desa Kandangan
Kepala Dusun Terongbangi
Penasehat : Ust. Muhammad Haris, S.Pd.I
Ketua Pelaksana :
Sumarsono
Wakil Ketua : Mansur, S.Pd.I
Sek.Bend. : Umi Roihanah, S.Pd.I
Anggota :
Umar Burhan, SE.
Ahmad Nizar, SH.
Abd. Kamid
Agus Harianto
Jaisman
Panitia Pelaksana
SUMARSONO
I. PENUTUP
Demikian Proposal Pembangunan Pondok
Pesantren Darul Ubudiyyah Terongbangi Cerme Gresik Jawa Timur, mudah-mudahan gambaran singkat ini dapat digunakan sebagai bahan
pertimbangan dalam menentukan kebijakan semua pihak. Dan semua pihak yang
merespon dengan positif rencana baik tersebut, akan selalu dalam lindungan dan
ridlo Allah SWT. Amin Ya Robbal `Alamiiin.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.
AKTA NOTARIS YAYASAN
2.
IJIN OPERASIONAL PONDOK
3.
SURAT TANAH
4.
REKENING BANK JATIM
5.
DENAH & LAY OUT PLAN
BAB IV
REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA
Kegiatan :
Bantuan Pembangunan Ponpes Darul Ubudiyyah
Pekerjaan :
Pembangunan Asrama Ponpes Darul Ubudiyyah
Lokasi : Dusun
Terongbangi Kandangan Cerme Gresik
Tahun : 2013
|
NO
|
URAIAN
|
JUMLAH (RP)
|
|
I
|
PEK. PERSIAPAN
|
7,500,000.00
|
|
II
|
PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI
|
86,015,005.40
|
|
III.
|
PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN
|
231,702,979.26
|
|
IV.
|
PEKERJAAN LANTAI
|
143,690,620.00
|
|
V.
|
PEKERJAAN BETON
|
511,041,644.75
|
|
VI.
|
PEKERJAAN ATAP
|
148,992,880.00
|
|
VII.
|
PEKERJAAN PLAFOND
|
67,377,856.80
|
|
VIII.
|
PEK. KUSEN, DAUN PINTU DAN JENDELA
|
60,104,514.00
|
|
IX.
|
PEKERJAAN BESI PENGGANTUNG DAN KUNCI
|
13,565,000.00
|
|
X.
|
PEKERJAAN CAT
|
62,368,813.16
|
|
XI.
|
PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
|
8,883,000.00
|
|
XII.
|
PEKERJAAN SANITASI
|
68,838,185.00
|
|
XIII.
|
PEKERJAAN PAGAR BESI & GRIL (HOLLOW)
|
13,125,000.00
|
|
TOTAL
|
1,423,205,498.37
1,423,205,000,00
|
|
|
DIBULATKAN
|
|
|
|
TERBILANG : Satu
Milyar Empat Ratus Dua Puluh Tiga Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah
|
||
|
|
||

Tidak ada komentar:
Posting Komentar